Latest Entries »

alat peraga

PEMANFAATAN MEDIA TRADISIONAL
DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang harus diberikan kepada peserta didik dimulai dari sekolah dasar, tujuannya adalah untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis,analitis,sistematis,kritis dan kreaktif
Untuk belajar matematika sebenarnya tidak perlu mengeluarkan modal yang besar dan membutuhkan peralatan yang mahal dan mewah,yang diperlukan adalah kekreatifan.Misalnya apa yang ada di alam bisa dijadikan media pembelajaran matematika sebagai contoh lidi dari daun kelapa.Bagi sebagian orang mungkin berpikir bahwa lidi kelapa tidak ada kaitannya dengan matematika,tapi dalam kasus ini lidi kelapa kalau dimanfaatkan sebaik mungkin dalam pembelajaran matematika maka ia akan sangat membantu proses pembelajaran,misalnya lidi kelapa tersebut dapat dijadikan alat hitung dalam mengerjakan soal-soal matematika.Ini terbukti,sejak dulu anak-anak di desa yang kurang mampu menggunakan lidi kelapa sebagai alat hitung pengganti sampoa.
B.Fungsi Lidi Sebagi Media Belajar
Fungsi media lidi disini adalah untuk mempermudah anak-anak SD dalam berhitung,baik perkalian,pembagian,penjumlahan,dan pengurangan,selain itu media lidi dapat juga dibentuk berbagai bentuk bangun datar seperti,persegi,segitiga,dan lain-lain.
C.Manfaat Lidi Sebagai Media Belajar
Dengan menggunakan media lidi siswa dapat belajar sambil bermain, proses belajar mengajar menjadi menarik, siswa menjadi tidak bosan terhadap materi yang disampaikan, siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran matematika yang disampaikan oleh guru dan siswa lebih aktif dalam proses belajar mengajar,sehingga dapat meningkatkan hasil prestasi belajar siswa.

D.Contoh dan Cara Penggunaan Lidi Sebagai Media Pembelajaran
Misalnya sebagai contoh gambar dibawah ini adalah salah satu cara untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang.Dimana gambar dibawah ini menunjukan perkalian 4 x 5,yang sama artinya 5 + 5 + 5 + 5
paku
Cara penggunaan media lidi untuk menghitung perkalian 4 x 5 di atas yaitu :
1) Siswa harus menyiapkan lidi yang telah dipotong dengan ukuran kira-kira 10 cm
2) Ambilah potongan lidi tersebut sebanyak lima batang,lalu jadikan satu kelompok
3) Selanjutnya lakukan pengambilan potongan lidi seperti diatas sebanyak 4 kali
4) Untuk mendapatkan hasil perkalian tersebut siswa hanya perlu menjumlahkan semua batangan lidi tersebut.

Singkatan MATEMATIKA

Singkatan MaTeMaTiKa
Guru : Kamu sudah kerjakan PR matematika…Jovi???
Jovi : malas, P. Guru……!!!!
Guru : Knapa??
Jovi : Soalnya, matematika ada Singkatannya….!!!!
Guru : Mana ada singkatannya, dasar anak pemalas !!!
Jovi : Singkatan matematika adalah MAkin TEkun MAkin TIdak KAruan, P.Guru…..
Guru : @#$%^??

Uang 100 Ribu Dibagi 2
Guru: Lina, kamu punya uang seratus ribu. se 1/2 bagian kamu beri Ibumu. Berapa sisa uangmu sekarang…?.
Lina: pasti habis semua.
Guru: Kenapa kamu jawabannya ngawur?
Lina: Yaaa.., bu guru tidak tahu sifatnya ibu saya..

a. Penjumlahan

tentukan hasil dari penjumlahan berikut :

1. 3 + (-1)=

2. (-9) + (-1)=

b. Perkalian

Tentukan hasil dari perkalian berikut :

1. 3 x (-2)=

2. (-4) x (-4)=

8 Dibagi 2 = Berapa?
Jawaban: 6, coba bayangin, kita punya 8 apel, terus dibagi ke temen 2.Jadi 6 kan?

Bilangan – bilangan yang anda temui dan gunakan sehari – hari ternyata terdiri dari berbagai himpunan bilangan yang diawali dengan himpunan biangan asli, bilangan cacah, bilangan bulat dan sebagainya. Bagaimana dengan bilangan negatif? Bagaimana awal mula

1. Definisi Bilangan Bulat

Operasi Hitung Pada Bilangan Bulat

Operasi hitung yang telah kita kenal adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Operasi hitung tersebut dapat kita lakukan pada himpunan bilangan Asli dan himpunan bilangan Cacah. Bagaimana kita melakukan operasi hitung dengan menggunakan bilangan negatif ? Bilangan negatif muncul karena sutau kebutuhan umat manusia di dalam kehidupannya, yang kemudian dikenal sebagai himpunan bilangan Bulat.

2. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan

Operasi Penjumlahan Pada Bilangan Bulat

Operasi hitung penjumlahan pada bilangan bulat dapat menggunakan alat bantu berupa :

Mistar hitung

  1. Mistar hitung adalah alat bantu untuk menghitung penjumlahan pada bilangan bulat yang dapat dibuat sendiri dari kertas karton. Mistar hitung yang akan digunakan terdiri dari dua buah mistar dengan skala yang sama dan terdiri dari bilangan bulat, yaitu bilangan bulat negatif, nol dan bilangan bulat positif.

Garis Bilangan
Sebuah garis bilangan dapat digunakan untuk membantu penjumlahan pada bilangan bulat. Jika suatu bilangan dijumlah dengan bilangan bulat positif, maka arah panah ke kanan dan jika dijumlah dengan bilangan bulat negatif, maka arah panah ke kiri.

Contoh :
a. 3 + 4 = 7 b. 3 + (-8) = -5

3. Operasi Perkalian dan Pembagian

Operasi perkalian pada bilangan bulat

Arti perkalian

2 x 3 = 3 + 3
= 6

4 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5

= 20

4.Operasi pembagian pada bilangan bulat

Arti pembagian. Operasi pembagian merupakan kebalikan dari operasi perkalian

  • 18 : 3 = 6  6 x 3 = 18
  • 36 : 4 = 9  9 x 4 = 36