Bilangan – bilangan yang anda temui dan gunakan sehari – hari ternyata terdiri dari berbagai himpunan bilangan yang diawali dengan himpunan biangan asli, bilangan cacah, bilangan bulat dan sebagainya. Bagaimana dengan bilangan negatif? Bagaimana awal mula

1. Definisi Bilangan Bulat

Operasi Hitung Pada Bilangan Bulat

Operasi hitung yang telah kita kenal adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Operasi hitung tersebut dapat kita lakukan pada himpunan bilangan Asli dan himpunan bilangan Cacah. Bagaimana kita melakukan operasi hitung dengan menggunakan bilangan negatif ? Bilangan negatif muncul karena sutau kebutuhan umat manusia di dalam kehidupannya, yang kemudian dikenal sebagai himpunan bilangan Bulat.

2. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan

Operasi Penjumlahan Pada Bilangan Bulat

Operasi hitung penjumlahan pada bilangan bulat dapat menggunakan alat bantu berupa :

Mistar hitung

  1. Mistar hitung adalah alat bantu untuk menghitung penjumlahan pada bilangan bulat yang dapat dibuat sendiri dari kertas karton. Mistar hitung yang akan digunakan terdiri dari dua buah mistar dengan skala yang sama dan terdiri dari bilangan bulat, yaitu bilangan bulat negatif, nol dan bilangan bulat positif.

Garis Bilangan
Sebuah garis bilangan dapat digunakan untuk membantu penjumlahan pada bilangan bulat. Jika suatu bilangan dijumlah dengan bilangan bulat positif, maka arah panah ke kanan dan jika dijumlah dengan bilangan bulat negatif, maka arah panah ke kiri.

Contoh :
a. 3 + 4 = 7 b. 3 + (-8) = -5

3. Operasi Perkalian dan Pembagian

Operasi perkalian pada bilangan bulat

Arti perkalian

2 x 3 = 3 + 3
= 6

4 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5

= 20

4.Operasi pembagian pada bilangan bulat

Arti pembagian. Operasi pembagian merupakan kebalikan dari operasi perkalian

  • 18 : 3 = 6  6 x 3 = 18
  • 36 : 4 = 9  9 x 4 = 36